Senin, 03 Agustus 2009

Lingkar Tanjungpura-Klari , Masih Minim Rambu-Rambu



KARAWANG, RAKA - Rencana peresmian jalur lintas Tanjungpura-Klari dua pekan mendatang terkesan terburu-buru. Selain masih minimnya fasilitas pendukung keamanan, penerangan dan drianase juga kurang memadai. Dan, jalur ini juga belum dilengkapi rambu-rambu lalu lintas yang memadai.

Hal itu terungkap berdasarkan pengamatan RAKA akhir pekan kemarin, padahal jalur tersebut cukup panjang dan sepi penduduk.

Pos polisi dan pembatas jalan dan sarana keamanan lainnya perlu dibangun secepatnya untuk mengantisifasi tindak kriminal yang sering terjadi di tempat sepi penduduk. Disamping sistem drinase yang juga harus memadai. Pasalanya jika musim penghujan air akan tertahan disisi selatan ruas jalan tersebut yang didominasi areal persawahan.

ironisnya, kendati belum di buka secara resmi oleh pemkab karawang jalur ini sudah digunakan oleh kendaraan roda 2 dan roda 4 dengan menerobos pagar penjagaan di pintu masuk utama. Hal itu terjadi karena tidak adanya penjagaan sehingga masyarakat bisa leluasa memindahkan pagar yang sedianya disiapkan untuk menghalangi kendaraan masuk ke jalur tersebut.

Bahkan banyak kendaran roda dua yang memakai bahu jalan untuk memutar arah. Hal ini dikhawatirkan akan merusak jalan sebelum diresmikan.
Seorang pengendara motor yang melintasi jalur tersebut, Sobri (45) mengaku hanya mencoba dan melihat-lihat akses baru Tanjungpura-Klari.

"Jalan yang menghabiskan dana milyaran rupiah sebaiknya tidak dilalui kendaraan berdaya angkut besar seperti tronton. Karena dinilai akan mempercepat rusaknya jalan selain itu polusi udara akan bertambah jika semua nagkutan trayek Dialihkan kejalur ini," tegasnya.

Sementara itu, Dinas tata kota setempat, Ahmad sulaieman mengatakan fasilitas-fasilitas pendukung seperti rambu-rambu lalu lintas, pos polisi, penerangan jalan bisa dibangun setelah jalur ini diresmikan. Apalagi jalur ini juga dipersiapkan untuk arus mudik lebaran 2009, jadi jalur ini harus dibuka sebelum dulan puasa.
Seperti diinformasikan Jalur lingkar Tanjungpura-Klari sepanjang 11,58 Km rencananya akan diresmikan per 17 Agustus tahun ini.

Selain itu, sebanyak empat trayek juga akan dipindahkan kejalur tersebut. Demikian Plt Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Miftah Zaini, beberapa waktu lalu.
"Pada saat jalur lingkar efektif semua kendaraan angkutan yang akan dialihkan lintasannya dilarang masuk kota.

Angkutan yang akan dialihkan trayeknya adalah angkutan jenis pelayanan trayek angkutan antara provinsi (AKAP)/angkutan dalam propinsi (AKDP), angkutan lokal kapasitas 14 seat keatas, operasional angkutan khusus karyawan dan pariwisata serta lintasan angkutan barang.

Mudah-mudahan dengan dialihkannya trayek angkutan tersebut, kemacetan yang sering melanda Kota Karawang bisa ditanggulangi. Pasalnya dengan pengalihan tersebut akan dipastikan volume kendaraan yang melewati perkotaan akan berkurang," ungkapnya.

Ia melanjutkan, sebetulnya ketertiban lalu-lintas merupakan tanggungjawab semua pihak, sebab semua saling berkaitan. "Agar Kota Karawang terlihat sangat cantik, maka diperlukan peran serta dari semua pihak.

Sekarang tidak ada alasan lagi bagi orang hanya mementingkan pribadi dan aspek finansial untuk menghalang-halangi pembangunan Karawang. Memang perpindahan ini akan mengurangi aspek finansial bagi pengusaha angkutan umum, dan penumpang dari arah Cikampek harus dibebani dengan menaiki kendaraan dua kali kalau mau ke Kota Karawang. Namun apabila kita berbicara seperti itu terus, maka permasalahan tidak akan pernah selesai.

Sebetulnya pembangunan jalur lingkar tanjungpura-klari bertujuan agar Kota Karawang tercinta ini bisa terlihat sangat indah, nyaman dan tertib," paparnya. Peresmian jalur lingkar tersebut, menurut Miftah diperkirakan bertepatan dengan hari ulang tahun Karawang, yaitu tanggal 14 september. (cr1/psn)


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

NumberOfComments

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 
 
 
 
Copyright © Subang Raya
Design by Eko Subang